Kamis, 01 Agustus 2013

Episode 1 Aku Berdoa Supaya Aku tidak Menangis

Aku Berdoa Supaya Aku Tak Menangis

Seperti biasa setiap malam merupakan saat yang tepat untuk bergalau ria, kali ini aku akan menceritakan kisah LDR seseorang “Long Distance Relation” terima kasih untuk seseorang yang memperbolehkan saya (penulis) membawakan cerita nya tentu nya dengan nama samaran.. langsung saja.....

Mau dimulai darimana ya?? Gini aja dehhhh...
“Uahhh” aku menguap lebar sekali. ”selamat pagi Bapa, terima kasih aku masih diijinkan menikmati hari ini. Hari ini aku akan memulai hari di sekolah yang baru. Semoga hari ini bisa kujalani dengan sebaik-baiknya. Amin” Demikian doa yang kuucapakan setiap pagi setelah bangun tidur. Pagi ini kurasakan sangat cerah secerah hatiku. Hari ini aku akan memulai hari baru di kampus yang baru. Memang tidak terasa aku sudah lulus SMA dan aku melanjutkan studiku di universitas. Rasanya mendebarkan mengingat aku akan berada di lingkungan yang sungguh-sungguh asing untukku. Apalagi acaranya hari ini adalah pengenalan kampus. Jadi takut kalau senior menyuruh melakukan sesuatu yang aneh-aneh. Sekarang ini kan lagi gencar diberitakan tentang penyiksaan senior terhadap yuniornya.
Sejenak kupandangi sebuah foto yang ada dalam bingkai unik yang terletak di atas meja dekat tempat tidurku. Memang sudah menjadi kebiasaanku untuk memandang foto.


Dalam hati ku bertanya ”adakah cinta itu?”
Cinta, bukan cinta buta yang terbungkam dalam kenistaan cinta
Mungkin, sepenggal cinta itu masih ada
Aku bukanlah seorang yang tak memiliki cinta
Dalam setiap lamunanku, bayang-bayang ketulusan cinta akan selalu ada
Kadang, terbua ku dalam angan cinta
Cinta setia yang rela memberikan setetes kesejukan, segenggam kebahagiaan, secercah harapan, semurni keindahan, kemurnian akan cinta
Masihkah ku percaya akan cinta?
Dalam diamku, tersadar aku akan belaian cinta
Entah...aku hanya bisa diam dan merasakan setiap sentuhan kelembutannya
Adakah cinta...cinta yang selalu memenuhi lamunanku
Ku buka mata ini, mata hati ini yang telah lama buta karena getirnya cinta
Ku tak mampu berkata-kata saat ku lihat cinta yang kini ada bersamaku lagi
Perlahan aku mulai merasakan
Ia memeluk hatiku, mendekap erat juwaku, jiwa yang rindu hadirnya cinta
Lembut...tenggelamku dalam lautan cinta
Ku dengar samar bisik suaranya, cinta
Dan sayup-sayup hatiku berkata ”aku jatuh cinta”
Ku coba menggali suara itu lebih dan lebih lagi
Benarkan aku jauh cinta?
Sadarkah aku atau ini hanya sebuah fatamorgana cinta
Mengapa ku masih jua tak mengerti, cinta itu masih ada
Kembali ku terdiam
Ku pejamkan mata ini, ku engkuhkan raga ini, dan ku bersimpuh
Hangat...ku rasakan ia memeluk segenap batinku dan mencium lembut keningku
Kembali ia bisikan kata itu, cinta
Ku coba kuatkan hati hati yang rapuh ini dengan selaksa cintanya
Setiap alunan nada cinta itu telah membawaku dalam indahnya mozaik lagu
cinta

Ya, sepenggal cinta itu masih ada dan kuharap dia orang nya..  

Lanjut besok ok.. bersambung...... ^ ^